Menanamkan Islam Moderat untuk Menanggulangi Radikalisme di Indonesia

  • Eka Prasetiawati Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung.

Abstract

Tulisan ini tentang menanamkan Islam moderat untuk menanggulangi radikalisme di indonesia. Faham radikal yang semakin marak di Indonesia menjadikan agama sebagai alat propaganda untuk melakukan perubahan atau pembaharuan sosial politik secara drastis dengan menggunakan cara kekerasan. Dengan fanatisme agama yang tinggi, aliran radikal sering menggunakan kekerasan untuk mengaktualisasikan paham keagamaan yang dianut. Radikalisme yang berujung pada terorisme menjadi masalah penting bagi umat Islam dewasa ini. Untuk menanggulanginya, keterlibatan berbagai pihak sangat diharapkan terutama peran lembaga pendidikan sangat berpeluang menjadi penangkal Islam radikal yakni dengan menanamkan Islam moderat dengan konsep aswaja yaitu al-‘adalah (keadilan), al-tawazun (keseimbangan), dan al-tasamuh (toleransi). Rumusan masalahnya adalah bagaimana cara menanamkan Islam moderat  untuk menanggulangi radikalisme di Indonesia? Tulisan ini menggunakan metode library research, dalam analisanya menggunakan content analysis yaitu menelaah dan menyimpulkan isi kandungan dari bacaan tentang  cara menanggulangi  radikalisme di Indonesia dengan konsep tawassuth (moderat) melalui kajian tematik ayat-ayat jihad yang sering disalah artikan oleh kelompok Islam garis keras (radikal) karena pemahaman agama yang dangkal dan parsial.

Published
2017-12-27
How to Cite
PRASETIAWATI, Eka. Menanamkan Islam Moderat untuk Menanggulangi Radikalisme di Indonesia. FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 523-570, dec. 2017. ISSN 2548-7620. Available at: <http://journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/jf/article/view/152>. Date accessed: 23 oct. 2018. doi: https://doi.org/10.25217/jf.v2i2.152.