Kristalisasi Ideologi Islam Nusantara melalui Pembelajaran dan Pengadaan Kaligrafi

(Studi Kasus di Taman Pendidikan Alquran Al-Mukmin Desa Banjarsari Metro Lampung)

  • Muhamad Agus Mushodiq Institut Agama Islam Ma'arif NU Metro
  • Suhono Suhono Institut Agama Islam Ma'arif NU Metro
  • Bety Dwi Pratiwi Institut Agama Islam Ma'arif NU Metro
  • Erni Zuliana Institut Agama Islam Ma'arif NU Metro

Abstract

Penelitian ini merupakan kelanjutan dari pengabdian kepada masyarakat melalui pembelajaran dan pengadaan kaligrafi di TPA Al-Mukmin Desa Banjarsari Kota Metro. Pemilihan TPA Al-Mukmin sebagai objek kajian tidak lepas dari kondisi masyarakat di lingkungan Desa Banjarsari. Beberapa warga Desa Banjarsari terindikasi menganut ajaran Islam Ekstrimis. Dibuktikan dengan penentangan mereka terhadap pembelajaran dan pengadaan kaligrafi di masjid karena menganggap kaligrafi sama dengan berhala. Di samping itu banyak sekali santri yang tidak mengenal seni Islam, khususnya Kaligrafi dan mereka lebih mengenal kebudayaan asing non-islami seperti K-Pop dan lainnya. dalam pelaksanaan pengabdian peneliti menggunakan pendekatan PAR (Participation Action Research). Adapun dalam analisis data penelitian, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan model penelitian lapangan. Data dikaji dengan dilandaskan pada prinsip-prinsip Islam Nusantara. Adapun hasil dari pengabdian dan penelitian in adalah (1) kegiatan pelatihan kaligrafi sangat efektif dalam mengenalkan kebudayaan Islam dan kebudayaan nusantara melalui kajian ayat Alquran dan ornamen batik nusantara (2) pelatihan kaligrafi merupakan media efektif dalam proses internalisasi paham Islam Moderat dengan pilihan ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan prinsip tasamuh, tawazun, dan tawasuth, (3) pelatihan kaligrafi terbukti mampu menjadi motivasi bagi warga untuk mengadakan kegiatan keagamaan lain seperti pengajian akbar, istighasah, dan yasinan secara berjamaah di masjid yang belum dilakukan sebelumnya, (4) pengadaan kaligrafi terbukti mampu menangkal paham radikal di kalangan masyarakat, mengingat bahwa kaligrafi di dalam masjid merupakan simbol moderisme jama’ah masjid tersebut.

References

Abdurrahman, Dudung, Metode Penelitian Sejarah, Jakarta: Logos, 1999

D. Sirojuddin AR, Seni Kaligrafi Islam, Jakarta: Multi Kreasi Singgasana, 1992

Fitriani, Laily, “SENI KALIGRAFI: PERAN DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PERADABAN ISLAM,” El-HARAKAH (TERAKREDITASI), 2012.

Gomaa, Ali, Al-Mutasyaddidun (Qahirah: Dar Al-Maqtam li An-Nasyr wa Tauzi’, 2011.

Khoiri, lham, Al-Qur’an dan Kaligrafi Arab (Jakarta: P.T Logos, 1990.

Nasr, Sayyed Hossein, Spritualitas dan Seni Islam, terj. Sutejo, Bandung: Mizan, 1993

Romdhoni, Ali, Al-Qur’an dan Literasi , Jakarta: Linus, 2013.

Soraya,Saskia, “Nilai dan Makna Kaligrafi Arab pada Masjid Al-Atiq (Analisis Estetik),” Students e-Journal 1, no. 1, 2012.

Ulfa Amalia dan Dwi Ratnawati, “Metode PAR Sebagai Indikator Peningkatan Peran Masyarakat Terhadap Pengelolaan Limbah Plastik Dusun Paten Tridadi Sleman Yogyakarta,” BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 1, no. 2, 28 Oktober 2017
Published
2018-07-31
How to Cite
MUSHODIQ, Muhamad Agus et al. Kristalisasi Ideologi Islam Nusantara melalui Pembelajaran dan Pengadaan Kaligrafi. FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 143-172, july 2018. ISSN 2548-7620. Available at: <http://journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/jf/article/view/281>. Date accessed: 23 oct. 2018. doi: https://doi.org/10.25217/jf.v3i1.281.