Author Guidelines

FIKRI: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya adalah jurnal berkala Ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam (IAIM) NU Metro Lampung. Jurnal Fikri memuat artikel yang mengkaji isu tentang keagamaan, isu sosial yang ada di masyarakat maupun isu kebudayaan atau adat istiadat di masyarakat. Isu-isu agama, sosial maupun budaya dimasyarakat namun tetap dikaji yang ditulis menggunakan pendekatan atau teori keislaman. Berikut beberapa scup isu yang dapat menjadi gambaran dalam penulisan artikel Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya. Di antaranya adalah:  1). Islam Nusantara. 2). Agama dan Budaya Lokal. 3). Agama dan Perubahan Sosial. 4). Agama dan Kebhinekaan. 5). Agama dan Hak Asasi Manusia (HAM). 6). Agama dan Keadilan Gender. 7). Deradikalisasi Paham Kegamaan. 8). Kajian Etnografi / Research Etnis. 9). Agama, Kriminologi, dan Patologi Sosial. 10). Islam dan Sistem Demokrasi. Pengelola (Redaksi) mengundang para akademisi,  praktisi, peneliti dan LSM, untuk mengembangkan keilmuan dan mempublikasi hasil penelitiannya setelah melalui mekanisme seleksi naskah oleh tim editors/reviewer. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Informasi lain dan ketentuan penulisan Jurnal Fikri dapat dilihat di alamat: http://journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/jf

Pedoman Penulisan Manuskrip

Ketentuan Umum

Manuskrip yang diserahkan kepada pengelola Fikri: jurnal Kajian Agama, Sosial , dan Budaya harus memenuhi ketentuan berikut ini:

  • Manuskrip yang dikirim merupakan karya ilmiah original yang belum pernah dipublikasikan di media lain, baik dalam bentuk cetak maupun online.
  • Manuskrip merupakan field research maupun library research dengan kajian di bidang “Agama, Sosial dan Budaya”. Dengan scope isu dapat dilihat di OJS Fikri: Jurnal Kajain Agama, Sosial dan Budaya (bagian focus and scope) dengan alamat: http://journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/jf/FocusandScope
  • Manuskrip ditulis dalam bahasa Indonesia yang memenuhi kaidah-kaidah penulisan yang baik dan benar
  • Substansinya asli atau bebas dari fabrikasi, falsifikasi plagiarisme, duplikasi, fragmentasi dan pelanggaran hak cipta.
  • Manuskrip ditulis dengan program MS Word, berbahasa Indonesia, font Times New Roman ukuran 12 pt, spasi 1.15,  panjang tulisan sekitar 20.000 kata sampai 26.000 kata atau 10 sampai 15 halaman dengan ukuran kertas A4.
  • Sistematika penulisan manuskrip terdiri dari: 1) judul manuskrip ditulis dengan ukuran 14 pt, 2) nama penulis (tanpa gelar baik akademik, sosial ataupun agama) ditulis dengan ukuran font 10 pt, 3) afiliasi penulis ditulis dengan font 10 pt, 4) abstrak dengan bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia ditulis tidak lebih dari 200 kata dengan ukuran font 11 pt, 5) kata kunci, 6) substansi naskah ditulis dengan ukuran font 12 pt yang terdiri dari (1) pendahuluan dengan prosentase 10% dari seluruh substansi, (2) metode dengan prosentase 5% dari seluruh substansi, (3) pembahasan atau analisis dengan prosentase 75% dari seluruh substansi, dan (4) kesimpulan dengan prosentase 5% dari seluruh substansi, 7) Daftar pustaka.
  • Nama lengkap penulis harus dilengkapi dengan institusi atau afiliasi resmi, alamat institusi, dan alamat email penulis pertama
  • Referensi atau daftar pustaka ditulis dengan standar IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers). penulisan referensi dapat dilihat melalui contoh berikut ini:

Buku

Standar format :

[1] Penulis, Judul Buku. Edisi. Kota Terbit : Nama Penerbit, Tahun Terbit.

Jika sumber pustaka hanya menggunakan bab tertentu (chapter), maka secara lengkap dituliskan sebagai berikut:

[1] Penulis, “Judul Bab/Bagian (Chapter)”, in Judul Buku, edisi. Kota Penerbit : Nama Penerbit, Tahun Terbit, Bab x, Sub.Bab x, pp.  xxx-xxx

Catatan khusus : Jika jumlah penulis lebih dari tiga orang, maka dituliskan satu orang, tambahkan et al.

Contoh :

[1]  Oliviero, Andrew and Woodward, Bill, “Cable Design” in Cabling The Complete Guide To Copper and Fiber Optic Networking, 4th ed. United State of America : Wiley Publishing, Inc, 2009. pp. 19– 33.

[2]  J. Moran, Michael and Shapiro, H.N., Fundamentals Of Engineering Thermodynamics, 2nd ed. United States of America : John Wiiley and Son, 1993.

[3]  B. Stanley, et al., C++ Primer, Fourth Edition, Massachusetts : Addison Wesley Professional, 2005.

[4]  Bell, A. Graham, “Performance Tuning”, in Theory and Practise – Four Stroke, First Edition, United of Kingdom : Haynes Publishing, 1981.

[5]   Editor, Abdul Basri Saifuddin,et al., Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Ibu melahirkan dan Bayi lahir, 1st ed.,  Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, 2002

Artikel Seminar

Secara umum format penulisan daftar pustaka untuk artikel yang dipublikasikan padaseminar yaitu : daftar urutan penulis, judul paper diikuti dengan nama seminar ditulis dengan cetak miring menggunakan standar abbreviation di bawah ini :

[1] Penulis, “Judul Paper,” in Nama Seminar of Conf., Kota pelaksanaan seminar., Abbrev. State (jika ada), Tahun, pp. xxx-xxx.

Contoh :
[1] Utari, Setiya and Sarah, Lia Laela, “Pengembangan Problem Based Instruction Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa” in Seminar Nasional Pendidikan IPA, FPMIPA UPI – JICA Bandung, 2010. pp. 56-70.

Periodicals

Sumber pustaka Periodicals yaitu sumber pustaka yang diterbitkan secara berkala dapat berupa jurnal atau proceeding.

Format standar :

[1] Penulis, “Judul Paper”, Abbrev. Judul Periodical, vol. X, no. X, pp. xxx-xxx, Abbrev.Month, year.

Jurnal

[1] R. E. Kalman, “New results in linear filtering and prediction theory,” J. Basic Eng., ser. D, vol. 83, pp.95-108, Mar. 1961.

[2] Dirgagautama, Erdo and Saputro, Nico, “Penerapan Algoritma Genetik Pada Permainan Catur Jawa”, J.Integral. vol.9, pp. 17-26, Mar. 2004.

Prosiding
[1] W. Rafferty, Ground antennas in NASA’s deep space telecommunications,” Proc. IEEE vol. 82, pp. 636-640, May 1994.

Sumber Online

Sumber pustaka online dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu FTP, www, E-mai, telnet

FTP
[1] Penulis. (tahun). Judul (edisi) [Tipe media]. Available FTP: Directory: File:

www
[1] Penulis. (tahun, bulan tanggal). Judul (edisi) [Tipe media]. Available: http://www.(URL).

E-mail
[1] Penulis. (tahun, bulan hari). Title (edition) [Tipe media]. Available e-mail: Message:

Telnet
[1] Penulis. (tahun, bulan hari). Title (edition) [Tipe media]. Available Telnet: Directory: File:

Contoh :

[1] Koza, John.(2001, Nov.8) Operators of Genetic Algorithm[online].Available : http://www.cs.felk.cvut.cz/~xobitko/ga/operators.html.
[1] R. J. Vidmar. (1994). On the use of atmospheric plasmas as electromagnetic reflectors [Online]. Available FTP: atmnext.usc.eduDirectory: pub/etext/1994 File: atmosplasma.txt
[3] S. H. Gold. (1995, Oct. 10). Inter-Network Talk [Online]. Available e-mail: COMSERVE@RPIECS Message: Get NETWORK TALK

[4] V. Meligna. (1993, June 11). Periodic table of elements [Online]. Available Telnet: Library.CMU.edu Directory:
Libraries/Reference Works File: Periodic Table of Elements

Handbook/Manual

[1] Nama Handbook/ Manual, Edisi, Nama Perusahaan, Kota Perusahaan, Negara, Tahun, pp. xx-xx

Report/Laporan

[1] Penulis, “Judul Laporan,” Abbrev. Name of Co., City of Co., Abbrev. State, Rep. xxx, Tahun.

Patent

[1] Penulis, “Judul patent,” Nama Negara. Patent x xxx xxx, Abbrev. Month, day, year.

Standard

[1] Judul Standar, Nomor standar, tanggal.

Tesis dan Disertasi

[1] Penulis, “Judul Tesis,” M.S. thesis, Abbrev. Dept., Abbrev. Univ., City of Univ., Abbrev. State, year.

[2] Penulis, “Judul Disertasi,” Ph.D. dissertation, Abbrev. Dept., Abbrev. Univ., City of Univ., Abbrev. State, year.

Unpublished

Ada dua macam referensi yang tidak dipublikasikan, format dasar penulisannya yaitu :
Contoh:

[1] Penulis, private communication, Abbrev. Bulan, Tahun.

[2] Penulis, “Judul Paper,” unpublished.

Pengelola menyarankan bagi para penulis untuk menggunakan reference manager seperti ZOTERO dan MENDELEY dalam menulis referensi 

Pedoman transliterasi dari aksara Arab ke dalam aksara Latin

Pengelola Fikri: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya menggunakan Pedoman Transliterasi Arab-Latin hasil keputusan bersama Mentri Agama dan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan yang diterbitkan Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan Departemen Agama Republik Indonesia pada tahu 2003. Pedoman transliterasi tersebut adalah :

Konsonan

Fonem konsonan Bahasa Arab yang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan huruf, sedangkan dalam transliterasi ini sebagian dilambangkan dengan tanda dan sebagian lagi dilambangkan dengan huruf serta  tanda sekaligus. Daftar huruf Arab dan transliterasinya dengan huruf Latin adalah sebagai berikut : 

Huruf Arab

Nama

Huruf Latin

Nama

ا

Alif

Tidak dilambangkan

Tidak dilambangkan

ب

Ba

B

Be

ت

Ta

T

Te

ث

s\a

s\

Es (dengan titik di atas)

ج

Jim

J

Je

ح

H}a

h}

Ha (dengan titik di bawah)

خ

Kha

Kh

Ka dan ha

د

Dal

D

De

ذ

Zal

z\

Zet (dengan titik di atas)

ر

Ra

R

Er

ز

Zai

Z

Zet

س

Sin

S

Es

ش

Syin

Sy

Es dan ye

ص

s}ad

s}

Es (dengan titik di bawah)

ض

d}ad

d}

De (dengan titik di bawah)

ط

t}a

t}

Te (dengan titik di bawah)

ظ

z}a

z}

Zet (dengan titik di bawah)

ع

‘ain

...‘.....

Koma terbalik di atas

غ

Gain

G

Ge

ف

Fa

F

Ef

ق

Qaf

Q

Ki

ك

Kaf

K

Ka

ل

Lam

L

El

م

Mim

M

Em

ن

Nun

N

En

و

Wau

W

We

ه

Ha

H

Ha

ء

hamzah

...' ...

Apostrop

ى

Ya

Y

Ye

Vokal

Vokal  bahasa Arab seperti vokal bahasa Indonesia terdiri dari vokal tunggal atau monoftong atau vokal rangkap atau diftong.

Vokal Tunggal

Vokal Tunggal bahasa Arab  yang lambangnya berupa tanda  atau harakat, transliterasinya sebagai berikut :

Tanda

Nama

Huruf Latin

Nama

ََ.......   

Fath}ah

A

A

ِ.......    ِ

Kasrah

I

I

........ُ   

Dammah

U

U

 Contoh :

No

Kata Bahasa Arab

Transiterasi

1.

كَتَبَ

Kataba

2.

ذكر

Z|ukira

3.

يذهب

Yaz\habu

Vokal Rangkap

Vokal  rangkap bahasa Arab yang lambangnya berupa gabungan antara harakat dan huruf maka trasliterasinya gabungan huruf, yaitu :

Tanda dan Huruf

Nama

Gabungan Huruf

Nama

ى  ……

Fathah dan ya

Ai

a dan i

  و  ......

Fathah dan wau

Au

a dan u

Contoh :

No

Kata Bahasa Arab

Transliterasi

1.

كيف

Kaifa

2.

حول

H{aula

Maddah

Maddah atau vokal panjang  yang lambangya berupa harakat dan huruf, transliterasinya berupa huruf dan tanda sebagai berikut :

Harakat dan Huruf

Nama

Huruf dan Tanda

Nama

يَ….اَ…..

Fath}ah da alif atau ya

a>

a dan garis di atas

يِ…..

Kasrah dan ya

i>

i  dan garis di atas

و  …ُ….

Dammah dan wau

u>

u dan garis di atas


Contoh :

No

Kata Bahasa Arab

Transliterasi

1.

قََالَ

Qa>la

2.

قٍيلَ

Qi>la

3.

َيقُولُ

Yaqu>lu

4.

َرمَي

Rama>

Ta Marbutah

Trasliterasi untuk Ta Marbutah ada dua :

Ta Marbutah hidup atau yang mendapatkan harakat fathah, kasrah atau dammah trasliterasinya adalah /t/.

  1. Ta Marbutah mati atau mendapat harakat sukun transliterasinya adalah /h/.
  2. Kalau pada suatu kata yang akhir katanya Ta Marbutah diikuti oleh kata yang menggunakan kata sandang /al/ serta bacaan kedua kata itu terpisah maka Ta Marbutah itu ditrasliterasikan  dengan /h/.

Contoh :

No

Kata Bahasa Arab

Transliterasi

1.

رَوْضَةُ الأطفَال

Raud}ah al-at}fa>l/ raud}atul atfa>l

2.

طَلْحَةُ

T{alhah

Syaddah (Tasydid)

Syaddah atau Tasydid  yang dalam sistem tulisan Arab  dilambangkan dengan sebuah tanda yaitu  tanda Syaddah atau Tasydid. Dalam transliterasi ini tanda Ssyaddah tersebut dilambangkan dengan huruf, yaitu huruf yang sama dengan huruf yang diberi tanda Syaddah itu.

Contoh :

No

Kata Bahasa Arab

Trasliterasi

1.

رَبَّنَا

Rabbana>

2,

نَزَّلَ

Nazzala

Kata Sandang

Kata sandang dalam bahasa Arab dilambankan dengan huruf yaitu ال  . Namun dalam transliterasinya kata sandang itu dibedakan antara kata sandang yang diikuti oleh huruf Syamsiyyah dengan kata sandang yang diikuti oleh huruf Qamariyyah.

Kata sandang yang diikuti oleh huruf  Syamsiyyah  ditrasliterasikan  sesuai dengan bunyinya yaitu huruf /l/  diganti dengan huruf yang sama   dengan huruf yang langsung mengikuti  kata sandang itu.  Sedangkan kata sandang yang diikuti oleh huruf Qamariyyah  ditrasliterasikan sesuai dengan aturan  yang digariskan di depan  dan sesuai dengan bunyinya. Baik didikuti dengan huruf Syamsiyyah atau Qomariyah,  kata sandang ditulis  dari kata yang mengikuti  dan dihubungkan dengan kata sambung.

Contoh :

No

Kata Bahasa Arab

Transliterasi

1.

الّرَجُلُ

Ar-rajulu

2.

الجَلاَلُ

Al-Jala>lu

 Hamzah

Sebagaimana telah di sebutkan di depan bahwa Hamzah ditranslitesaikan denga apostrof, namun itu hanya terletak di tengah dan di akhir  kata. Apabila terltak di awal kata maka tidak dilambangkan karena  dalam tulisan Arab berupa huruf alif.  Perhatikan contoh-contoh berikut ini:

No

Kata Bahasa Arab

Trasliterasi

1.

أَكَلَ

Akala

2.

تَأْخُذُوْنَ

ta'khuduna

3.

النَّْؤُ

An-Nau'u

 Huruf Kapital

Walaupun dalam sistem bahasa Arab  tidak mengenal huruf kapital, tetapi dalam trasliterinya huruf kapital itu digunakan seperti yang berlaku dalam EYD yaitu  digunakan untuk menuliskan huruf awal, nama diri dan permulaan kalimat.  Bila nama diri itu didahului oleh kata sandangan maka  yang ditulis dengan huruf kapital adalah  nama diri tersebut, bukan huruf awal atau kata sandangnya.

Penggunaan huruf awal kapital untuk Allah hanya berlaku bila dalam tulisan Arabnya  memang lengkap demikian  dan kalau penulisan tersebut  disatukan dengan kata lain sehingga ada huruf  atau harakat yang dihilangkan, maka huruf kapital tidak digunakan.

Contoh :

No.

Kalimat Arab

Transliterasi

 

وَمَا مُحَمَدٌ إِلاَّ رسُوْلٌ

Wa ma> Muhaamdun illa> rasu>l

 

الحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Al-hamdu lillhi rabbil 'a>lami>na

Penulisan Kata

Pada dasarnya setiap kata  baik fi’il, isim  maupun huruf  ditulis terpisah. Bagi kata-kata tetentu  yang penulisannya dengan huruf Arab  yang sudah lazim dirangkaikan  dengan kata lain karena ada huruf atau harakat  yang dihilangkan  maka penulisan kata tersebut dalam transliterasinya  bisa dilakukan dengan dua cara yaitu bisa dipisahkan pada setiap kata atau bisa dirangkaikan.

Contoh:

No

Kalimat Bahasa Arab

Transliterasi

 

وَإِنَّ اللهَ لَهُوَ خَيْرُالَّرازِقِيْنَ

Wa inna>llaha lahuwa khair ar-ra>ziqi>n/ Wa innalla>ha lahuwa khairur-ra>ziqi>n

 

 

فَأَوْفُوْا الْكَيْلَ وَالْمِيْزَانَ

Fa aufu> al-Kaila wa al-mi>za>na/ Fa auful-kaila wal mi>za>na

 


Proses Review Manuskrip

Setiap manuskrip yang diterima oleh pengelola Fikri: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya direview oleh minimal satu mitra bestari. Penerimaan, revisi, atau penolakan naskah yang dilakukan oleh editor didasarkan pada hasil review para mitra bestari. Jika mitra bestari merekomendasikan editor untuk menolak naskah, maka editor menghubungi penulis paling cepat tiga bulan setelah manuskrip disubmit secara online.

Revisi Manuskrip

Manuskrip yang dikembalikan kepada penulis untuk direvisi harus segera dikembalikan kepada pengelola pada waktu yang telah ditentukan tanpa adanya penundaan. Pengembalian naskah yang telah direvisi dilakukan secara online. Jika manuskrip hasil revisi dikembalikan lebih dari tiga bulan maka manuskrip tersebut dianggap sebagai manuskrip baru yang harus mengikuti prosedur awal submit naskah secara online.

Tabel dan Gambar

Terkait dengan table, maka tabel dituliskan di tengah atau di akhir setiap teks deskripsi hasil/perolehan penelitian. Pembahasan ditulis melekat dengan data yang dibahas. Pembahasan isi tabel diusahakan tidak terpisah dengan data yang dibahas. Judul Tabel ditulis rata tengah, semua kata diawali huruf besar, kecuali kata sambung. Kalau lebih dari satu baris dituliskan dalam spasi tunggal. Sebagai contoh, dapat dilihat Tabel 1.

Tabel 1. Style dan Fungsinya

No.

Nama Style

Fungsi

1.

XXXX_Title

Judul

2.

XXXX_Author

Penulis

3.

XXXX_AbstractBody

Abstrak

4.

XXXX_AbstractTitle

Judul Abstrak

5.

XXXX_AbstractKeyword

Kata kunci

6.

XXXX_Heading 1

Judul 1

7.

XXXX_Body

Paragraf

8.

XXXX_Picture Capture

Judul Gambar

9.

XXXX_Table Capture

Judul Tabel

10.

XXXX_Reference

Daftar Pustaka

 

Dan seterusnya

 


Hasil berupa gambar, atau data yang dibuat gambar/ skema/ grafik/ diagram, pemaparannya juga mengikuti aturan yang ada; judul atau nama gambar ditaruh di bawah gambar, dari kiri, dan diberi jarak 1 spasi dari gambar.Pembahasan isi gambar/ skema/ grafik/ diagram ditulis melekat dengan data yang dibahas. Pembahasan diusahakan tidak terpisah dengan data yang dibahas. Bila lebih dari 1 baris, antarbaris diberi spasi tunggal. Sebagai contoh, dapat dilihat pada Gambar 1.

Penulis dan Afiliasi

Penulisan nama tidak disertai dengan title , tidak disingkat, dan tidak menggunakan nama inisial keluarga. Penulis juga harus menuliskan afiliasi dengan jelas. Nama dan afiliasi ditulis dengan font Times New Roman ukuran 10 pt.

Judul Manuskrip

Judul manuskrip  harus merefleksikan fokus kajian yang merujuk pada isu yang sedang dikaji. Dengan demikian penulis harus menggunakan pernyataan yang umum. Jika dibutuhkan peneliti dapat memberikan sub title di bawah judul utama sebagai spesifikasi scope kajian. Judul manuskrip ditulis dengan font Times New Roman ukuran 14 pt.

Abstrak dan Kata Kunci

Abstrak adalah gambaran menyeluruh atau rangkuman informasi mengenai kegiatan penelitian yang dibuat secara ringkas. Dalam penulisan abstrak wajib mengandung berapa unsur-unsur yang harus dipenuhi atau ditulis diantaranya adalah: Latar belakang masalah (Das Sollen dan Das Sein), tujuan atau rumusan masalah, metode penelitian, hasil penelitian atau kesimpulan. Dalam penulisan abstrak terdapat beberapa ketentuan:  a). Abstrak ditulis minimal 150 kata dan maksimal 200 kata. b). Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. c). Abstrak diketik dengan spasi tunggal dengan margin yang lebih sempit dari margin kanan dan kiri teks utama. d). Kata kunci atau keywords perlu dicantumkan untuk menggambarkan ranah masalah yang diteliti dan istilah-istilah pokok yang mendasari pelaksanaan penelitian dan jumlah kata-kata kunci 3-5 kata. Abstrak ditulis dengan font Times New Roman dengan ukuran 11 pt. 

Pendahuluan

Pendahuluan berisi latar belakang masalah penelitian. Dalam penulisan latar belakang masalah, harus memenuhi beberapa unsur diantaranya adalah: a). Dibagian paragraph awal diperlukan penjelasan tentang “Das Sollen dan Das Sein” artinya penulis menceritakan atau mendeskripsikan problematika ilmiah serta menjelaskan fakta di lapangan. b). State of the Art Overview artinya dalam penulisan latar belakang masalah penulis harus menjelaskan tentang beberapa penelitian sebelumnya (kajian penelitian terdahulu), pada penulisan State of the Art Overview diutamakan menggunakan pustaka terbaru (5 tahun terakhir dan ditulis secara narasi tidak perlu diberi nomor judul khusus). c). Gap Analysis setelah menjelaskan tentang kajian penelitian sebelumnya penulis perlu menjelaskan tentang kesenjangan atau perbedaan antara penelitian sebelumnya dengan penelitian yang sedang ditulis (meliputi: mengapa riset ini diperlukan? apa keunikan paper ini dibanding paper-paer lain sebelumnya?), penulisan gap analysis ini berfungsi sebagai penjelasan bahwa arikel atau paper yang sedang ditulis merupakan karya original dan belum pernah ditulis oleh peneliti-peneliti lain. Selanjutnya dibagian paragraph akhir latar belakang masalah terdapat tujuan atau rumusan masalah. Dalam penulisan latar belakang masalah ditulis secara naratif dalam paragraf-paragraf, tidak perlu diberi sub-sub judul khusus. Demikian pula definisi operasional, apabila dirasa perlu, juga ditulis naratif. Pendahuluan ditulis dengan TNR-12 tegak, dengan spasi 1,15. Tiap paragraf diawali kata yang menjorok ke dalam 5 digit, atau sekitar 1 cm dari tepi kiri tiap kolom. 

Metode Penelitian

Dalam penulisan metode penelitian tidak diperkenankan menggunakan sub-sub atau nomor, namun harus dinarasikan secara jelas dengan paragraph-paragraph. Metode penelitian terdiri dari beberapa sub diantaranya adalah: a). Jenis penelitian, penulis menjelaskan bahwa penelitian ini merupakan penelitian pustaka atau penelitian lapangan. b). Pendekatan penelitian, penulis menjelaskan tentang penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif atau kuantitatif. c). Sifat penelitian, penulis menjelaskan bahwa penelitian ini bersifat normative, empiris, etnhografis (penelitian etnis kebudayaan) atau sifat penelitian yang lainnya. d). Sumber data penelitian. e). Waktu dan tempat penelitian. f). Tehnik pengumpulan data. g).Teknik analisis data. Khusus untuk penelitian lapangan, waktu dan tempat penelitian perlu dituliskan secara jelas. Penulisan metode penelitian ditulis dengan TNR-12 tegak, dengan spasi 1,15.

Kesimpulan

Kesimpulan, mencakup penyampaian singkat dalam bentuk kalimat utuh atau dalam bentuk butir-butir jawaban rumusan masalah secara berurutan. Saran (jika perlu), berisi rekomendasi akademik, tindak lanjut nyata, atau implikasikebijakan atas kesimpulan yang diperoleh. Isi dari saran harus sejalan dengan pembahasan. Kesimpulan dan saran ditulis dengan menggunakan huruf TNR-12 tegak, dengan spasi 1,15. Simpulan dan saran dapat bersifat generalisasi temuan sesuai permasalahan penelitian, dapat pula berupa rekomendatif untuk langkah selanjutnya.