PENGARUSUTAMAAN DIALOG FIKIH DAN TASAWUF: MENCARI TITIK TEMU REVITALISASI FIKIH PERDAMAIAN

  • Muhammad Rafii STAI Ahsanta Jambi
  • A. Yuli Tauvani
  • Fridiyanto Fridiyanto
Keywords: Dialog Fikih dan Tasawuf, Fikih Perdamaian, Titik Temu

Abstract

Spirit fikih sufistik sesungguhnya telah banyak diterbitkan dan ditularkan sejak narasi fikih menjadi studi tersendiri di dalam ilmu-ilmu keislaman. Kehidupan sosial umat Islam berhadapan dengan persoalan yang kompleks dan tidak sedikit kaku dengan paradigma fikih an sich, mengakibatkan nalar hukum berkuasa untuk menghakimi dan mengadili persoalan manusia. Dialog fikih dan tasawuf hadir untuk mengurangi, meredam, dan menangguhkan perlahan kelompok atau komunitas yang kokoh dengan pandangan fikih oriented. Artikel ini tergolong penelitian kepustakaan, memanfaatkan berbagai sumber pustaka, buku, jurnal, dan dokumen yang relevan untuk menemukan, merumuskan dan memeroleh hasil komprehensif. Dalam penelitian ini, mainstreaming dialog fikih dan tasawuf adalah upaya pencarian titik temu sehingga dapat digalakkan sebagai role model fikih perdamaian dengan melakukan dua kerangka kerja, yaitu; menjadikan Maqashid Syari’ah sebagai jembatan paradigmatik dan memperluas acuan untuk mendinamisasi perspektif. Di tengah kehidupan sosial umat Islam terus berhadapan dengan persoalan krusial, kemanusiaan, dialog beragama, dan konflik-konflik sosial. Kesimpulan penelitian ini, pertemuan produktif antara fikih dan tasawuf dapat menjadi pusat pertemuan dalam merevitalisasi fikih perdamaian dengan bantuan operasional, maqashid syari’ah dan upaya dinamisasi perspektif umat Islam.

References

Abdul Jamil Wahab. Harmoni di Negeri Seribu Agama (Membumikan Teologi dan Fikih Kerukunan). Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2015.

Abdul Moqsith Ghazali, ed. K.H.Afifuddin Muhajir: Faqih-Ushuli dari Timur. Malang: Inteligensia Media, 2021.

Abdul Munir Mulkhan. Intisari Ajarahn Syeikh Siti Jenar. Yogyajarta: Penerbit NARASI, 2015.

———. “Jalan Tuhan dan Kemanusiaan dalam Pendidikan.” Sukma: Jurnal Pendidikan 1, no. 2 (2017): 329–58.

Abdul Qudus. Perbandingan Pemikiran Islam (Teologi, Fiqh, dan Tasawuf). Mataram: Sanabil, 2015.

Abid Rohmanu. Reinterpretasi Jihad: Relasi Fikih dan Akhlak. Ponorogo: STAI PO Press, 2012.

Ad-Dahlawi, Syah Waliyullah. Beda Pendapat di Tengah Umat, Sejak Zaman Sahabat hingga Abad Keempat. I. Yogyajarta: Pustaka Pesantren, 2010.

———. Beda Pendapat di Tengah Umat. Yogyakarta: LKiS, 2010.

Afifuddin Muhajir. “Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam Timbangan Syariat (Kajian Pancasila dari Aspek Nushush dan Maqashid).” Semarang, 2021.

Agustina, Arifah Millati. “Nalar Fikih Sufstik Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Merespons Pandemi Covid-19.” Dinika 5, no. 2 (2020): 243–62.

Ahmad Imam Mawardi. Fiqh Minoritas Fiqh Al-Aqalliyyat dan Evoluasi Maqashid al-Syari’ah dari Konsep ke Pendekatan. Yogyakarta: LKiS, 2010.

Ahmad Rofiq. Pembaharuan Hukum Islam di Indonesia. Yogyajarta: Gama Media, 2001.

Al-’Izz bin ’Abd al-Salam. Qawa’id al-Ahkam fi Mashalih al-Anam. Beirut: al-Kulliyyat al-Azhariyyah, 1986.

Al-Bayanuni, Muhammad Abul Fatah. Fiqhu adh-Dharurah: Ma’alimuhu wa Dhawabithuhu. Kuwait: Daru Iqra’, 2011.

Al-Qadri, Al-Hamid Jakfar. Bijak Menyikapi Perbedaan Pendapat: Telaah atas Pemikiran Al-Habib Umar bin Hafizh dalam Membina Ukhuwah dan Membangun Dialog. Bandung: Mizan, 2012.

Al-Qardhawi, Yusuf. Fiqh Prioritas, Sebuah Kajian Baru Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. I. Jakarta: Robbani Press, 1996.

———. Membumikan Islam Keluasan dan Keluwesan Syariat Islam untuk Manusia. Bandung: Mizan, 2003.

Amri Rahman. Potret Ajaran Kedamaian dalam Islam. Makassar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar, 2016.

As-Shiddiqi, Teungku M. Hasbi. Falsafah Hukum Islam. III. Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2013.

Az-Zuhaili, Wahbah. Ushul al-Fiqh al-Islami. Diedit oleh 1986. II. Beirut: Dar al-Fikr li at-Tiba’ah wa at-Tauzi’ wa an-Nasyr, n.d.

Azra, Azyumardi. “Radikalisme Pasca-FPI: Perspektif UU No 16/2017 tentang Ormas and Beyond.” Zoominar ’Outlook 2021: Pembubaran FPI dan Tantangan Ekstrimisme dan Radikalisme di Indonesia. Jakarta, 2021.

Bagir, Haidar. Buku Saku Tasawuf. I. Bandung: Mizan, 2005.

Deswita. “Konsepsi Al-Ghazali tentang Fiqh dan Tasawuf.” Juris 13, no. 1 (2014): 84–91.

Duski Ibrahim. Al-Qawa’id Al-Maqashidiyah (Kaidah-Kaidah Maqashid). Yogyajarta: Ar-Ruzz Media, 2019.

Fathoni, Mohamad. “Fiqih Sufistik KH R. Asnawi dalam Kitab Fashalatan.” Esoterik: Jurnal Akhlak dan Tasawuf 04, no. 02 (2018): 259–77.

Gibtiah. Fikih Kontemporer (Edisi Pertama). I. Jakarta: Prenadamedia, 2016.

Haeri, Syaikh Fadhlullah. Belajar Mudah Tasawuf. IV. Jakarta: Lentera, 2001.

Haidar Bagir. Islam Tuhan, Islam Manusia: Agama dan Spiritualitas di Zaman Kacau. Bandung: Mizan, 2017.

Harisuddin, Ahmad. “FIKIH SUFISTIK DALAM RISALAH RASAM PARUKUNAN.” Al-Banjari 9, no. 1 (2010): 75–88.

Hasyim, Syafiq, dan Fahmi Syahirul Alim, ed. Moderatisme Fatwa Diskursus, Teori dan Praktik. Tangerang Selatan: International Center for Islam and Pluralism, 2018.

Hidayat, Komaruddin. Memahami Bahasa Agama: Sebuah Kajian Hermeneutik. Jakarta: Paramadina, 1996.

Ichwan, Moch Nur, dan Ahmad Muttaqin, ed. Islam, Agama-Agama, dan Nilai Kemanusiaan: Festschrift untuk M. Amin Abdullah. Yogyakarta: CSIForm UIN Sunan Kalijaga, n.d.

Ilyas, Hamim. Fikih Akbar Prinsip-Prinsip Teologis Islam Rahmatan Lil ’Alamin. I. Tangerang Selatan: PT Pustaka Alvabet, 2018.

Imam Mawardi. Maqasid Shari’ah dalam Pembaharuan Fiqh Pernikahan di Indonesia. Surabaya: Pustaka Radja, 2018.

John Alden Williams. Islam. t.t.p: Forgotten Books, 2008.

Karim, Mohammad, ed. Memutuskan Mata Rantai Ekstremisme Agama. Malang: UIN-Maliki Press, 2018.

Khaled Aboue El-Fadl. Atas Nama Tuhan: Dari Fikih Otoriter ke Fikih Otoritatif. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta, 2004.

Kimball, Charles. Kala Agama Jadi Bencana. Bandung: Mizan, 2003.

Mas’ud, Ali, dan Ah. Zakki Fuad. “Fiqih dan Tasawuf dalam Pendekatan Historis.” Humanis 10, no. 1 (2018): 11–20.

Masburiyah. “KONSEP DAN SISTIMATIKA PEMIKIRAN FIQIH SUFISTIK AL-GHAZALI.” Nalar Fiqh, 2011, 109–30.

Masrur, Ali. “Pemikiran Tasawuf Ortodoks di Asia Tenggara.” Jurnal Khas Tasawuf, no. 09 (2002): 56–59.

Moch Nur Ichwan dan Ahmad Muttaqin, ed. Agama dan Perdamaian: dari Potensi Menuju Aksi. I. Yogyajarta: Program Studi Agama dan Filsafat & Center for Religion and Peace Studies (CR-Peace), 2012.

Mohamed Mohamed Emam Dawood. Moderat dan Prinsip Kemudahan: Ikhtiar dalam Meluruskan Terorisme dan Faham Takfir. I. Yogyakarta: Idea Press, 2017.

Mu’ti, Abdul, dan Azaki Khoirudin, ed. Beragama yang Mencerahkan: Risalah Pemikiran Tanwir Muhammadiyah. Jakarta: Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, 2019.

Mubarok, Jaih. Hukum Islam; Konsep, Pembaruan dan Teori Penegakan. I. Bandung: Benang Merang Press, n.d.

Muhammad Afif Anshori. “Kontestasi Tasawuf Sunni dan Tasawuf Falsafi di Nusantara.” Teosofi 4, no. 2 (2014): 309–27.

Muhammad Iskandar, Azyumardi Azra, Muhammad Hisyam. Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia Jilid 3. Jakarta: Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2015.

Muhammad Qorib. Teologi Cinta: Implementasi Doktrin Islam di Ruang Publik. Yogyajarta: CV. Bildung Nusantara, 2018.

Muhayyaddin, Muhammad Rahim Bawa. Tasawuf Mendamaikan Dunia. I. Bandung: Pustaka Hidayah, 2006.

Mutaqin, Hilman Latief dan Zezen Zaenal, ed. Islam dan Urusan Kemanusiaan: Konflik, Perdamaian, dan Filantrop. I. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, 2015.

Muzakkir. Tasawuf: Pemikiran, Ajaran, Relevansinya dalam Kehidupan. Medan: Perdana Publishing, 2018.

Nasution, Muhammad Syukri Albani Nasution dan Rahmat Hidayat. Filsafat Hukum Islam dan Maqashid Syariah. I. Jakarta: Kencana, 2020.

Ni’am, Syamsun. Tasawuf Studies: Pengantar Belajar Tasawuf. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2014.

Pamungkas, Cahyo, dan Yogi setya, ed. Intoleransi dan Politik Identitas Kontemporer di Indonesia. Jakarta: LIPI Press, 2020.

Prasetiawati, Eka. “Menanamkan Islam Moderat Upaya Menanggulangi Radikalisme di Indonesia.” Fikri 2, no. 2 (2017): 523–70.

Rakhmat, Jalaluddin. Dahulukan Akhlak di Atas Fiqih. Bandung: Mizan bekerja sama Muthahhari Press, 2003.

Santosa, Nyong Eka Teguh Iman. Fenomena Pemikiran Islam. Sidoarjo: UruAnnaBooks, 2015.

Suhardiman, ed. Api Damai Islam, Konstruksi Pendidikan Damai dalam Pandangan Al-Qur’an. Pontianak: IAIN Pontianak Press, 2017.

Suteja. Teori Dasar Tasawuf Islam. Cirebon: CV. Elsi Pro, 2016.

Syukur Prihantoro. “Maqashid Al-Syari’ah dalam Pandangan Jasser Auda (Sebuah Upaya Rekonstruksi Hukum Islam Melalui Pendekatan Sistem).” Jurnal At-Tafkir X, no. 1 (2017): 120–34.

Wahid, Abdurrahman. Menggerakkan Tradisi. III. Yogyajarta: Lkis, 2010.

Wawan Gunawan Abdul Wahid, dkk. Fikih Kebinekaan. I. Bandung: Mizan, 2015.

Published
2021-08-16