KONSTRUKSI PENDIDIKAN KELUARGA SEBAGAI PIONIR DERADIKALISASI PAHAM AGAMA

  • Dedi Wahyudi Institut Agama Islam Negeri Metro
  • Novita Kurniasih Institut Agama Islam Negeri Metro
Keywords: Family Education, Radicalism, Deradicalization

Abstract

The spread of radicalism is increasingly widespread among the public. Cases of radicalism religious languid actually occurs. The purpose of this research was to formulate education family to be a deradicalization effort for religion understanding. The family as the Foundation of a country can be seen leading guard in an attempt to deradicalization religion understanding. This paper used a variety of sources the library in writing. Based on this research is qualitative research library. As for the results of this research is to use proper parenting and internalization of positive values as well as the quantity of understanding religion in accordance with the principles of Islam rahmatan lil ' alamin family education can make an effort to deradicalization religion understand.

References

[1] A. S. AS., “Radikalisme Agama (Analisis Kritis dan Upaya Pencegahannya Melalui Basis Keluarga Sakinah),” Jurnal Sumbula, vol. Vol. 2, no. No. 1, Jun. 2017.

[2] G. Gustina, “LINGKUNGAN KELUARGA SEBAGAI WAHANA SOSIALISASI DAN INTERAKSI EDUKATIF BAGI ANAK (SUATU TINJAUAN SOSIO-EDUKASI RELIGIUS TERHADAP PENDIDIKAN DALAM KELUARGA),” Ta’dib, vol. 12, no. 2, Sep. 2016.

[3] A. Z. Fitri, “KELUARGA SEBAGAI LEMBAGA PERTAMA PENDIDIKAN ISLAM,” Jurnal Pendidikan Islam, vol. 27, no. 1, pp. 21–34, 2012.

[4] L. Lutfiyah, “PERAN KELUARGA DALAM PENDIDIKAN ANAK: Studi Ayat 13-19 Surat Luqman,” Sawwa: Jurnal Studi Gender, vol. 12, no. 1, pp. 127–150, Jul. 2017.

[5] S. A. Mahfud, Pendidikan Multikulktural. Yogyakarta: PUSTAKA PELAJAR, 2011.

[6] Z. Abdul Baqi, Sukses Keluarga Mendidik Balita. Jakarta: Pena Pundi Aksara, 2005.

[7] M. J. Anwar and M. A. Salam, Membumikan Pendidikan Karakter: Impelemtasi Pendidikan Berbobot Nilai dan Moral. Jakarta: CV Suri Tatu’uw, 2015.

[8] J. Jalaluddin, “PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KELUARGA,” 1, vol. 17, no. 01, pp. 41–59, 2012.

[9] S. ah S. Ah, “PERAN KEDUA ORANG TUA DAN KELUARGA (Tinjuan Psikologi Perkembangan Islam dalam Membentuk Kepribadian Anak),” Sosial Budaya, vol. 9, no. 1, pp. 109–120, Jun. 2012.

[10] H. Pratiwi, “Redefinisi Peran Orang Tua Dalam Pendidikan; Penanaman Sikap Anti Radikalisme Sejak Usia Dini,” Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, vol. 10, no. 2, pp. 96–110, Aug. 2018.

[11] Y. Yusar, “Pertemanan Sebaya Sebagai Arena Pendidikan Deradikalisasi Agama,” Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, vol. 23, no. 1, pp. 177–196, Jun. 2015.

[12] J. M. Awwad, Mendidik Anak Secara Islam, 12th ed. Jakarta: Gema Insani, 2005.

[13] M. Thohir, “Radikalisme Versus Pendidikan Agama Menggali Akar Radikalisme Dari Kekerasan Terhadap Anak Atas Nama Pendidikan Agama,” Nadwa, vol. 9, no. 2, pp. 167–182, Oct. 2015.

[14] A. Tafsir, Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011.

[15] E. E. S. Z. Zidni, “Kemitraan Hubungan Gender dalam Keluarga sebagai Penangkal Gerakan Radikalisme,” Jurnal Harkat, vol. 13, no. 1, pp. 70–81, 2017.

[16] I. Ruslan, “Islam dan Radikalisme: Upaya Antisipasi dan Penanggulangannya,” KALAM, vol. 9, no. 2, pp. 215–232, Dec. 2015.

[17] E. Susanto, “Pendidikan Agama Berbasis Multikultural (Upaya Strategis Menghindari Radikalisme),” Jurnal KARSA, vol. Vol. IX, no. No. 1, Apr. 2006.

[18] I. Fathurrochman and E. Apriani, “PENDIDIKAN KARAKTER PRESPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM DALAM UPAYA DERADIKALISASI PAHAM RADIKAL,” POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam, vol. 3, no. 1, pp. 122–142, Jun. 2017.

[19] I. Umami, “Peran Tokoh Agama dalam Pembinaan Harmonisasi Kehidupan dan Akhlak Masyarakat di Kota Metro Lampung,” FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, vol. 3, no. 1, pp. 259–276, Jul. 2018.

[20] F. Isnawan, “Program Deradikalisasi Radikalisme dan Terorisme Melalui Nilai-Nilai Luhur Pancasila,” FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, vol. 3, no. 1, pp. 1–28, Jul. 2018.

[21] E. Prasetawati and H. S. Asnawi, “Wawasan Islam Nusantara; Pribumisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal di Indonesia,” FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, vol. 3, no. 1, pp. 219–258, Jul. 2018.

[22] S. H. I. Habib Shulton, Runtuhnya Keadilan Perempuan (Kritik UU.No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Perspektif Hak Asasi Manusia). Lintang Rasi Aksara, 2018.
Published
2018-12-29