PRAKTIK ISLAMISASI NUSANTARA DALAM MANUSKRIP PRIMBON

  • Dian Risky Amalia Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIM NU) Metro Lampung
Keywords: Islam Nusantara, Primbon, Pegon Wali Songo

Abstract

Primbon sebagai warisan intelektual masyarakat Jawa sudah digunakan jauh sebelum masuknya ajaran Islam di tanah Jawa. Kepercayaan masyarakat Jawa akan primbon sangatlah kental, bahkan sampai saat ini masih ada masyarakat yang masih memegang teguh ajaran yang terdapat didalam primbon, pengaruh animism-dinamisme serta hinduisme dalam primbon menyebabkan sebagian umat Islam menolaknya namun sebagian yang lain menerimanya. Penelitian ini berusaha menjawab dua pertanyaan sebagai rumusan masalah yaitu yang pertama kenapa primbon dijadikan media dakwah Islam Nusantara?Dan Bagaimanakah bentuk Islamisasi Nusantara dalam Pimbon? Dua rumusan ini akan dijawab dengan menggunakan metode penelitian sejarah melalui pendekatan Filologi. Sumber primer yang digunakan adalah manuskrip tunggal berupa primbon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, karena keadaan kultur sosial budaya masyarakat Jawa ketika itu masih kental memegang teguh kepercayaan animism-dinamisme ditambah pengaruh hinduisme yang kuat, sehingga pendekatan dakwah secara kultural lebih dapat diterima., kedua, bentuk Islamisasi yang dilakukan dalam pribon adalah dengan merubah aksara yang digunakan dengan aksara pegon, penanaman nilai-nilai ketauhidan dalam primbon, penggunaan nama hari dan bulan sesuai penanggalan Islam.

Published
2020-06-30