Diversifikasi Nasi dan Ikan Teri Menjadi Produk Bernilai Ekonomis

Authors

  • Mimin Mintarsih Universitas Ma'soem
  • Dzikri Setya Nugraha Universitas Ma’soem Sumedang, Indonesia
  • Jian Aulia Ningrum Universitas Ma’soem Sumedang, Indonesia
  • Winda Nurwatun Hasanah Universitas Ma’soem Sumedang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25217/wisanggeni.v5i2.7397

Keywords:

food waste, rice utilization, pempek teri, community empowerment, rural innovation, ABCD model

Abstract

The issue of food waste, particularly rice waste, has become a global concern due to its impact on the environment, food security and the economy. In Bumiwangi Village, this phenomenon also occurs, but at the same time opens up opportunities to utilize food waste into value-added products. This community service activity aims to develop innovations in processed anchovy pempek by utilizing rice as the main carbohydrate source, so as to reduce waste while increasing residents' income. The research uses a literature-based approach combined with the concept of community-based development, especially the Asset Based Community Development (ABCD) model, which emphasizes the utilization of local potential. The manufacturing process includes selection and preparation of ingredients, mixing rice with anchovies and spices, dough formation, cooking, and serving. The results show that leftover rice can be processed into pempek products with a taste that is acceptable to consumers, has good nutritional value, and has market potential. This innovation not only provides a solution to the problem of food waste, but also contributes to the economic empowerment of rural households.

References

Alhanannasir, Amin R,. Daniel S., dan Gatot P. (2018). Karakteristik Lama Masak dan Warna Pempek Instan dengan Metode Freeze Drying. Jurnal Agroteknologi, 12 (2)

Alimudin, A., & Yoga, H. (2015). Strategi Meningkatkan Loyalitas Pelanggan Pada Usaha Kecil Produk Makanan Ringan Di Surabaya. Sustainable Competitive Advantage (SCA), 5(1), 1–12.

Anita, Sumarni bayu. (2012). Kuliner dan Kinstruksi Identitas kelokalan studi kasus tentang pempek bagi “wong Kito” di kota Palembang. Tesis. Universtas Gajah mada.Perpustakaan Pusat UGM.

Ariani, M. (2010). Diversifikasi Konsumsi Pangan Pokok Mendukung Swasembada Beras. Prosiding Pekan Serealia Nasional

Asri, N. P., & Handoyo, M. A. (2024). Kajian tentang food loss dan food waste: kondisi, dampak, dan solusinya. Journal of Food Technology and Agroindustry, 6(2), 82–89.

Faleh Setia Budi, Dian Herawati, Joko Purnomo, Ujang Sehabudin, Sulistiono, T. N. (2017). Peningkatan Kualitas dan Diversifikasi Produk Ikan Teri untuk Pemberdayaan Masyarakat di Desa Saramaake, Halmahera Timur. Agrokreatif. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 89.

Ghanim Fadhallah, E., Nurainy, F., & Suroso, E. (2021). Karakteristik Sensori, Kimia dan Fisik Pempek dari Ikan Tenggiri dan Ikan Kiter pada Berbagai Formulasi. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 21(1), 16–23. https://doi.org/10.25181/jppt.v21i1.1972

Handayani, L. (2019). Kandungan Gizi dan Potensi Ikan Teri sebagai Sumber Protein Lokal. Jurnal Gizi Indonesia, 7(2), 45–53.

Inayatullah, A., Utami, A. S., Riani, I. G., Ritonga, N. B., & Tika, M. (2025). Training And Mentoring On Traditional Pempek Food Packaging Technology At Pawon Paringgan UMKM Pelatihan Dan Pendampingan Teknologi Pengemasan Makanan Traditional Pempek Di UMKM Pawon Paringgan. 9(4), 1074–1082.

Karneta, R., Rejo A., Priyanto G dan Pambayun R. (2013). Analisis kelayakan Ekonomi dan Optimasi Formulasi Pempek Lenjer Sekala Industry. Jurnal Pembangunan

Kiptiyah, M., & S, N. A. (n.d.). PELATIHAN PEMBUATAN “ PENA BABE ” ( PEMPEK NASI BAGI MASYARAKAT BANYU BESI ). 52, 2–5.

Lismawarni, E., Nopianti, R., & Lestari, S. D. (2017). Diversifikasi Pengolahan Pempek Berbahan Baku Nasi dan Tepung Ikan Sepat Siam (Trichogaster pectoralis). Jurnal FishtecH, 6(1), 14–25. https://doi.org/10.36706/fishtech.v6i1.4448

Muntazori, A. F., Listya, A., & Qeis, M. I. (2019). Branding Produk UMKM Pempek Gersang. Jurnal Desain, 6(03), 177. https://doi.org/10.30998/jd.v6i3.4252

Nasional, B. P. (2020). Rata-rata Konsumsi per Jenis Pangan Penduduk Indonesia. Badan Pangan Nasional, 1.

Putri, M., Ramadhan, F., & Yuliani, R. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Pangan Lokal Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Abdimas, 8(1), 55–63.

Rachmawati, I., Kurniawati, R., & Anwar, A. (2021). Inovasi Pengolahan Limbah Nasi Menjadi Produk Pangan Kreatif. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 87–94.

 

Saifuddin,  dkk. (2021). PKM Diversifikasi Ragam Produk Olahan Berbahan Dasar Ikan Teri sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Paiton Probolinggo. GUYUB: Journal of Community Engagement, 2(2).

Sari, D. P., & Fitriani, N. (2020). Diversifikasi Olahan Pempek Berbasis Bahan Lokal untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga. Jurnal Teknologi Pangan, 11(1), 15–22.

Society, T. T. (2016). Refereed Proceedings of the 2. November, 758–770.

SUDANA, M., PUTRA, I. G. S. A., & PARINING, N. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Desa dengan Usaha Kuliner Tradisional pada Kelompok Boga Ganesha Kabupaten Buleleng. Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism), 6(3), 387. https://doi.org/10.24843/jaa.2017.v06.i03.p07

Veronica, M. (2022). SEBAGAI PRODUK MAKANAN KHAS KOTA PALEMBANG. July 2020, 10–17. https://doi.org/10.36982/jam.v4i1.1038

Wahyono, S. A., Karnita, I., Rabasari, S., & Sunjata, D. (2025). Jurnal Pariwisata Vokasi Modifikasi Pempek Menggunakan Bahan Utama Ikan Teri Program Studi Perhotelan , Akademi Pariwisata NHI Bandung , Indonesia. 6(1), 1–14.

Wasiati. (2021). Pelatihan Pengembangan Kewirausahaan Pempek Berbahan Nasi dan Jamur Tiram Putih Sebagai Pengganti Ikan Di Desa Karang Kemiri Kecamatan Belitang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 107–121.

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Mimin Mintarsih, Setya Nugraha, D., Ningrum, J. A., & Hasanah, W. N. (2025). Diversifikasi Nasi dan Ikan Teri Menjadi Produk Bernilai Ekonomis . Wisanggeni: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 172–181. https://doi.org/10.25217/wisanggeni.v5i2.7397