PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA (Studi Pada Mata Pelajaran PAI Kelas VIII SMP Islam Unggulan Miftahul Ulum Bandar Sribhawono Lampung Timur TP. 2015/2016)

  • Nur Kholis STAI Darussalam Lampung

Abstract

Rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII di SMP Islam Unggulan Miftaahul ‘Uluum Bandar Sribhawono terlihat dari 20 siswa yang mengikuti pembelajaran hanya 4 siswa atau 20% siswa yang tuntas belajarnya. Rendahnya hasil belajar ini disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya disebabkan model pembelajaran yang digunakan oleh guru tidak sesuai dengan materi yang diajarkan.


Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam melalui penerapan model Pembelajaran Kooperatif  tipe Numbered Head Together. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan Subjek penelitian berjumlah 20 orang. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif.


Temuan dalam penelitian ini ialah model pembelajaran koopertaif tipe Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Islam Unggulan Miftaahul ‘Uluum Bandar Sribhawono, hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar dengan rata-rata 70,95 pada siklus I dan 79,90 pada siklus II, dengan presentase peningkatan hasil belajar yaitu 60% pada siklus I dan 90% pada siklus II.

Published
2017-07-29
How to Cite
KHOLIS, Nur. PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA (Studi Pada Mata Pelajaran PAI Kelas VIII SMP Islam Unggulan Miftahul Ulum Bandar Sribhawono Lampung Timur TP. 2015/2016). Iqra (Educational Journal), [S.l.], v. 2, n. 1, p. 69-88, july 2017. ISSN 2548-7892. Available at: <http://journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/ji/article/view/76>. Date accessed: 15 dec. 2017. doi: https://doi.org/10.25217/ji.v2i1.76.
Section
Articles